Tren Kasus Naik, Direktur RSUD dr. Koesma Tuban Berbagi 4 Strategi untuk Bendung Covid-19

0
dr. Saiful Hadi, Direktur RSUD dr. Koesma Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Tren jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tuban belum begitu menggembirakan dan terlihat terus mengalami peningkatan. Tercatat, sampai saat ini jumlah kumulatif ada sebanyak 40 orang yang terinfeksi virus corona, Senin (25/5/2020) pukul 18.00 Wib.

Melihat kondisi itu, dr. Saiful Hadi Direktur RSUD dr Koesma Tuban berbagi empat strategi atau kunci untuk membendung penyebaran virus corona. Diantaranya, mengajak semua masyarakat untuk memakai masker jika beraktivitas di luar rumah.

“Kunci paling utama yakni memakai masker diluar rumah, dan sunah didalam rumah,” kata dr. Saiful Hadi.

Kunci kedua untuk mencegah Covid-19, yakni selalu cuci tangan setiap habis melakukan aktifitas. Kemudian, untuk ketiga jangan lupa untuk selalu jaga jarak satu sama lainnya atau patuhi physical distancing.

“Keempat, mandi dan ganti pakaian sehabis melakukan aktivitas diluar rumah,” tambah dr Saiful Hadi mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban.

Menurutnya, jika hal itu diterapkan secara disiplin, maka dalam dua bulan kedepan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) baru bisa ditekan atau menurun. Lalu, dalam tiga bulan kedepan untuk orang tanpa gejala (OTG) confirm positif akan menurun karena sembuh sendiri.

“Empat bulan kedepan Tuban bebas Corona,” jelas Direktur RSUD dr Koesma Tuban.

Sebatas diketahui, berdasarkan data peta sebaran Covid-19 Kabupaten Tuban, pada tanggal 25/5/2020 hingga pukul 18.00 Wib, jumlah untuk orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Tuban mencapai 40 orang. Dengan rincian terdiri dari 4 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 34 orang masih dalam perawatan.

Kemudian, jumlah kumulatif ODP sebanyak 626 orang. Dengan keterangan sebanyak 496 orang selesai pemantauan dan 130 orang masih dalam pemantauan.

Lali jumlah kumulatif angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 57 orang. Dari jumlah tersebut tercatat 26 orang sembuh, 12 orang meninggal dunia, dan sisanya yang masih dalam pengawasan sebanyak 19 orang. (rohman)

Tinggalkan Balasan