Truk Gas Milik PT Maxalmina Bocor di Jalur Pantura Tuban

0
Petugas ketika melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

halopantura.com Tuban – Arus lalu lintas di jalur pantura Surabaya-Semarang mengalami kemacetan kurang lebih dua jam. Hal itu disebabkan sebuah truk tangki pengangkut gas compressedg natural gas (CNG) dari PT. Maxalmina mengalami kebocoran, Rabu, (7/2/2018) sekitar pukul 10.00 Wib.

Kendaraan truk tersebut berhenti tepat jalur pantura di Desa Pabeyan, Kecamatan Tambakboyo – Tuban. Mengetahui kondisi itu warga sempat tidak berani mendakat disebabkan takut ada ledakan.

“Jalur pantura Surabaya-Semarang (dilokasi kejadian) ditutup total dan mengalami kemacetan. Penutupan jalur dilakukan agar proses penanganan berjalan lancar,” kata Iptu Agus EP, Kasubbag Humas Polres Tuban.

Kejadian itu bermula saat sebuah truk tangki bermuatan gas CNG dari PT Maxalmina yang dikemudikan Khoirul Anam (24) warga DesaTajen, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jateng. Truk gas itu berjalan dari Surabaya dan rencananya akan dibawa ke PT Djarum Kudus.

Ketika sampai di depan pasar Tambakboyo Tuban, sopir truk mengetahui jika tangki yang bermuatan gas tersebut mengalami kebocoran. Selanjutnya, sopir berupaya mengamankan truk beserta muatannya dari pemukiman warga lantaran takut meledak.

Sehingga truk itu terus berjalan, tetapi dalam perjalan mengalami kebocoran lagi, tepatnya di depan balai desa Pabeyan. Melihat kondisi itu sopir panik dan mengentikan kendaraannya untuk menyelamatkan diri.

“Kendaraan tersebut berhenti tepat di tepi jalan raya pantura, di Desa Pabeyan, Kecamatan Tambakboyo, Tuban,” beber Iptu Agus EP kepada wartawan ini.

Menurutnya, karena takut gas bocor akhirnya pengemudi dan kernet truk menghubungi pihak SPBG (Station pengisian bahan bakar gas), dan sefety resceu dari Semen Indonesia Tuban, serta tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban.

Selanjutnya tim datang dilokasi kejadian untuk melakukan pengamanan kondisi truk supaya tidak meledak dengan jarak radius kurang lebih 100 meter. Serta menutup total dua arus di jalur pantura tersebut.

“Beruntung kejadian itu tidak sampai ada korban jiwa, dan bisa diatasi oleh petugas,” tegas Iptu Agus EP.

Hingga sampai saat ini petugas masih mendalami dan mencari informasi terkait penyebab dari kebocoran truk tangki gas tersebut. (rohman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here