Warga Jawa Tengah Dihajar Warga Bojonegoro

0
Pelaku mendapat perawatan di rumah sakit. (Ist)

halopantura.com Bojonegoro – Pemuda berusia 25 tahun asal Kelurahan Kotawinangun, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah dihajar warga Bojonegoro hingga babak belur. Pasalnya, dia ketahuan membawa kabur sepeda motor milik warga.

Beruntung aksi warga bisa diredam dengan kedatangan aparat keamanan. Sehingga pelaku diamankan di rumah sakit dan masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Bojonegoro guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku sempat dirawat di rumah sakit akibat ketahuan membawa kabur sepeda motor warga,” terang Kapolsek Padangan, Polres Bojonegoro, Kompol Eko Dhani Rinawan, Selasa, (4/7/2017).

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (02/07/2017), sekira pukul 12.30 Wib siang kemarin, di pasar Desa Padangan Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro. Pelaku Tejo (nama samaran) membawa kabur motor milik Ulfayti Binti Zaeni (32), warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan.Kemudian kedua kalinya mengambil milik Kristiawan Yulianto (29), warga Desa Padangan.

“Korban saat itu mengunci kendaraannya lalu di tinggal belanja di pasar,” terang Kapolsek.

Selanjutnya setelah korban selesai berbelanja, korban melihat ada ramai-ramai di dekat tempat korban memarkir sepeda motornya. Saat itu, petugas parkir dan warga mengetahui, bahwa pelaku hendak membawa kabur sepeda motor milik korban.

Namun perbuatan pelaku terlebih dahulu ketahuan, sehingga motor milik korban tidak sempat di bawa kabur oleh pelaku. Karena pelaku tidak berhasil melakukan aksinya dan tidak ada korban yang dirugikan, saat itu pelaku di Lepas oleh warga.

“Setelah dilepas warga, pelaku berjalan ke arah selatan pasar,” lanjut Kapolsek.

Kemudian, Ulfayti Binti Zaeni mengambil sepeda motor miliknya dari tempat parkir dan mengendarai kendaraannya berjalan ke arah selatan pasar. Tidak lama berselang, Ulfayti Binti Zaeni melihat pelaku SR (25), hendak membawa sepeda motor Honda Vario nomor polisi S 2333 AH, yang terparkir di depan toko Ko Hi, masih di area Pasar Desa Padangan.

Selanjutnya Ulfayti Binti Zaeni berteriak “maling-maling” sambiil menunjuk ke arah pelaku, sehingga warga yang berada di lokasi tersebut langsung berdatangan menghentikan pelaku dan sebagian menghajar pelaku.

Terlebih lagi setelah sejumlah warga mengetahui bahwa sebelumnya pelaku telah mencoba melakukan upaya pencurian yang sama. Warga semakin geram dan makin banyak yang menghajar pelaku.

Beruntung, Kapolsek Padangan bersama anggota yang sedang melakukan Operasi Ramadniya didekat lokasi kejadian, segera menenangkan warga dan mengamankan pelaku.

“Untuk selanjutnya pelaku terlebih dahulu di bawa ke RSUD Padangan guna dilakukan pengobatan, sebelum dilakukan proses peyidikan.” imbuh Kapolsek.

Setelah mendapatkan perawatan, pelaku diamankan di Mapolsek Padangan, guna menjalani proses hukum selanjutnya. (*/roh)

Tinggalkan Balasan