Waspadai Muncul Klaster DPRD Tuban, Dinkes Minta Anggota Dewan Jangan Takut Tes Swab

0
Bambang Priyo Utomo Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban mengingatkan ancaman munculnya klaster baru dari DPRD setempat. Hal itu berpotensi terjadi karena ada 2 anggota dewan dan 1 staf sekretariat dewan terpapar Covid-19 berdasarkan hasil swab.

Dalam rangka antisipasi munculnya klaster baru itu, Satgas Covid-19 mengimbau agar segala kegiatan di gedung dewan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Termasuk dalam setiap rapat di gedung dewan jangan lebih dari 30 orang sebagai antisipasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Antisipasinya, setiap rapat dibatasi jangan sampai lebih 30 orang, harus pakai masker dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat,” ungkap Bambang Priyo Utomo Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, Senin, (19/10/2020).

Menurutnya, semua anggota dewan telah dijadwalkan untuk mengikuti tes swab sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. Ia pun meminta anggota dewan tidak perlu takut dan menolak bila akan dilaksanakan swab karena hal ini untuk kepentingan diri sendiri dan orang lain.

“Sebagian telah di swab, sisanya ada 40 orang lebih yang pernah kontak dengan pasien (positif Covid-19, red) telah kita jadwalkan untuk swab. Kita minta anggota dewan berani di tes swab,” terang Bambang panggilan akrabnya.

Sebatas diketahui, ada sebanyak 2 anggota Komisi III DPRD Tuban dan seorang staf sekretariat dewan dinyatakan terpapar positif Covid-19 usai melakukan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Kecamatan Singgahan dan Parengan pada beberapa hari yang lalu.

Ketiga orang itu masih menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya masing-masing karena rumahnya memenuhi syarat.

Meskipun ada yang terpapar virus corona, Ketua DPRD Tuban H. Miyadi memastikan belum ada rencana untuk memberlakukan lockdown atau penghentian sementara pada aktivitas di gedung dewan. Tetapi, semua kegiatan yang ada di dewan diminta menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran virus corona. (rohman)

Tinggalkan Balasan