Permintaan Meningkat, Stok Darah di PMI Tuban Menipis

0
Salah satu warga ketika donor darah di kantor PMI Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Permintaan darah ke Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Tuban mengalami peningkatan sejak bulan Ramadhan sampai saat ini. Akibatnya, stok darah di PMI mengalami penurunan lantaran pendonor masih minim.

“Ramadhan kemarin jumlah pendonor turun karena puasa, sementara permintaan terus meningkat. Sehingga persediaan darah jadi menipis,” kata Kabid Pencari, Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Tuban, Agus Hardjunadi, Senin, (10/06/2019).

Ia menyampaikan, permintaan darah rata-rata setiap hari bisa mencapai 30 kantong, bahkan lebih. Sementara pendonor setiap harinya rata-rata minimal 10 sampai 30 pendonor.

“Saat ini paling banyak yang dicari adalah golongan darah O,” ungkap Agus panggilan akrabnya.

Namun begitu, pihaknya telah mengantisipasi agar bisa memenuhi permintaan masyarakat. Salah satunya menjalankan kegiatan donor darah di sejumlah tempat dan menggandeng beberapa instansi terkait untuk melakukan kegiatan donor darah.

“Kita sudah rutin melakukan kegiatan donor dengan mendatangi komunitas, instansi dan juga perusahaan. Namun masih belum bisa memenuhi permintaan darah yang cukup tinggi,” terangnya.

Ia menjelaskan sampai Senin ini, stok darah di UTD PMI Tuban untuk golongan darah O sebanyak 20 kantong, darah A 4 kantong, darah B 8 kantong, dan darah AB sebanyak 2 kantong. Jumlah itu akan terus bertambah karena masih banyak warga yang datang ke kantor untuk donor.

“Biasanya banyak warga yang datang ke kantor untuk donor setelah ada pengumuman kekurangan stok darah yang diupload di media sosial,” jelas Agus.

Oleh karena itu, PMI menghimbau kepada masyarakat yang ingin donor darah bisa datang ke kantor di jalan Pramuka Tuban. Karena pelayanan selalu dibuka ketika ada warga yang ingin donor darah.

“Kami himbauan kepada masyarakat Tuban supaya ikut membantu dan melakukan donor darah agar stok darah aman. Sehingga saat ada pasien yang membutuhkan bisa terlayani,” pungkasnya. (rohman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here