Ratusan Suporter Persibo Kepung Kantor DPRD Bojonegoro

0
Ratusan sporter Persibo ketika berada di kantor DPRD Bojonegoro.

halopantura.com Bojonegoro – Ratusan sporter Persatuan Sepak Bola Bojonegoro (Persibo) memadati Jalan Turnojoyo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Kedatangan para suporter ke gedung DPRD Bojonegoro tersebut untuk menanyakan kejelasan nasib Tim Persibo yang selama ini dianggap tidak ada kejelasannya, Selasa (20/02/18).

Ratusan supporter yang mengatasnamakan didrinya Curva Nord ini juga menuntut para pengurus Persibo yang selama ini dianggap acuh dan fakum terhadap Tim Persibo. Selain itu Curva Nord juga menyuarakan aspirasinya yang ingin melihat Persibo berlaga di Liga II.

“Selama ini kita hanya bisa menyaksikan pertandingan Tim tetangga sebelah, kalau tetangga sebelah bisa berprestasi kenapa kita tidak bisa. Kita akan mempertanyakan kepengurusan Persibo yang selama lima tahun ini fakum”, kata Humas Curva Nord, Anddre Adi Kusuma.

Sementara CEO Persibo Bojonegoro, Abdullah Umar yang juga anggota DPRD Bojonegoro, mempersilahkan seluruh Curva Nord untuk masuk ke dalam gedung untuk menyampaikan aspirasinya. Dengan mendapatkan pengawalan dari personil Polres Bojonegoro, ratusan Curva Nord, tersebut menuntut dua poin.

Diantaranya adalah merombak manajemen Persibo yang tidak aktif harus segera diganti. Hal ini agar persiapan menuju ke liga III tahun 2018 Persibo Bojonegoro sudah matang. Yang ke dua, Curva Nord menuntut agar manajemen segera mencari sosok pelatih dan membentuk Tim Laskar Angling Dharma.

“Itu yang menjadi aspirasi kami bersama”, kata Humas Curva Nord.

Menaggapi tuntutan para supporter tersebut, Abdullah Umar, mengatakan bahwa terkait dengan manajeman yang selama ini dianggap tidak aktif memanglah benar. Bahkan beberapa hari yang lalu ada dua manajemen Persibo yang secara terang-terangan mengundurkan diri.

“Dengan surat yang ditandatangani oleh masing-masing eks manajemen tersebut”, jelasnya.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dalam kesempatan juga menuturkan bahwa tidaklah mudah dalam menganti manajemen, dirinya menjelaskan untuk perombakan ataupun penggantian manajemen terdapat beberapa prosedur dan harus benar-benar mau berjuang untuk kemajuan Tim.

“Kita telah melakukan pendekatan kepada beberapa orang yang peduli dengan olahraga dan Persibo,” pungkasnya. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan