Kerugian Rp 850 Juta, Tiga Kapal Nelayan di Pelabuhan Bancar Terbakar

1

halopantura.com Tuban – Tiga kapal motor milik nelayan yang bersandar di pelabuhan TPI Bulu, tepatnya berada di Desa Bulu Meduro, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, ludes terbakar, Kamis dini hari, (7/2/2019), sekitar pukul 01.30 Wib.

Kebakaran itu diduga berasal dari percikan api yang diakibatkan korsleting AKI kapal milik nelayan. Selanjutnya, si jago merah membesar hingga membakar tiga kapal nelayan.

“Kejadian kebakaran 3 kapal motor nelayan itu tidak ada korban jiwa, atau nihil,” ungkap Joko Ludiono, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban.

Ia menjelaskan, kobaran api pertama kali berasal dari korsleting AKI kapal milik Samsuri, salah satu nelayan asal warga Desa Banjarejo, Kecamatan Bancar. Ia mengalami kerugian sekitar Rp 250 juta.

“Percikan api diduga berasal dari korsleting AKI,” tambah Joko Ludiono.

Setelah itu, api terus membesar dan merambat ke kapal milik H. Sumini (67) yang berada di sebelah kanan.

“H. Sumini mengalami kerugian sekitar 400 juta,” jelas Joko Ludiono.

Karena kencangnya tiupan angin laut, membuat kobaran api tak terkendali. Sehingga api kembali merambat ke perahu milik Ach Dhori (47), berada di sebelah kiri. Kerugian yang ditanggung korban sekitar Rp 200 juta.

“Total kerugian sekitar Rp 850 juta dari tiga perahu yang terbakar,” ungkap mantan Camat Grabagan itu.

Lebih lanjut, ia mengatakan api berhasil di padamkan dengan bantuan para nelayan, Polsek Bancar, dan petugas BPBD dengan mobil Damkar. Selain itu, pemadaman api juga dibantu oleh petugas dati posko damkar Jatirogo

“Kebakaran berhasil di padamkan pukul 05.00 Wib,” pungkasnya. (rohman)

1 KOMENTAR

Leave a Reply