Motif Pelaku Memutilasi Bocah Berusia Enam Tahun Masih Gelap

0
Kasat Reskrim Polres Tuban ketika di mintai keterangan.

halopantura.com Tuban – Motif dari pelaku untuk memutilasi bocah berusia enam tahun yang terjadi di Dusun Tawing, Desa Tanggulangin, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, masih gelap. Pasalnya, pelaku hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan walaupun telah ditahan di Mapolres Tuban.

“Pelaku masih belum bisa di mintai keterangan karena diduga mengalami gangguan kejiwaan,” terang AKP Muhmmad Wahyudin Latif, Kasat Reskrim Polres Tuban, Jum’at, (20/10/2017).

Menurutnya, hasil keterangan saksi menyebutkan bahwa pelaku terindikasi mengalami gangguan kejiwaan. Sehingga motif pembunuhan yang dilakukan pelaku masih dikembangkan oleh anggota.

“Motif pelaku melakukan itu (pembunuhan, red) belum kita ketahui. Selanjutnya, kita akan melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku, untuk mengetahui secara pasti apakah benar pelaku mengalami gangguan kejiwaan,” terang Kasat Reskrim Polres Tuban.

Pelaku dengan sadis menghabisi nyawa Muhammad Arifin dengan menggunakan alat cangkul dan kayu. Setelah itu, jasad korban disembuyikan di dalam rumah pelaku yang berada dibawah tempat tidurnya selama empat hari.

Jasad korban diketahui oleh warga setelah mencium bau busuk yang berada di dalam rumah pelaku, Kamis malam, (19/10/2017). Kondisi korban ditemukan dengan lengan kanan putus dan otak keluar yang diduga terkena benda tajam dari cangkul.

“Barang bukti berupa cangkul, balok kayu, dan beberapa barang bukti lainnya telah kita amankan untuk proses penyelidikan,” beber Kasat Reskrim Polres Tuban.

Baca : https://www.halopantura.com/tewas-dimutilasi-pelaku-habisi-nyawa-bocah-berusia-enam-tahun-pakai-cangkul/

Sebatas diketahui, bocah itu dikabarkan hilang sejak Senin kemarin, (16/10/2017). Saat itu, korban berangkat sekolah dengan diatar oleh Waniti (45), ibunya.

Sore harinya, kedua orang tua merasa terkejut karena anaknya tidak pulang kerumah. Berbagai upaya telah dilakukan oleh orang tua korban untuk mencari anaknya, setelah empat hari akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. (rohman)

Tinggalkan Balasan