Asyik Mandi di Sungai, Dua Bocah SD Meninggal Tenggelam

0
lustrasi orang tenggelam. ©blogspot.com

halopantura.com Bojonegoro – Gara-gara tidak bisa berenang. Dua bocah yang masih bersatus Sekolah Dasar (SD) meninggal dunia akibat tenggelam di sungai Kalitinggang, di Desa Bancer, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (23/07/2017).

Dua bocah bernasib malang itu diketahui bernama Rafa Emilul Fatta Syarif (6) pelajar kelas satu, dan Chico Dzaki Jumayil Risqulloh (7) pelajar kelas dua. Mereka berdua merupakan bocah asal Dusun Kedungringin, Desa Bancer.

Mohamad Ilham, salah satu warga setempat menjelaskan, kejadian bermula ketika dua korban bermain ditepi sungai kemudian mandi bersama. Saksi Ilham sempat mengingatkan kepada kedua korban untuk tidak terlalu menengah ke sungai ketika mandi.

Setelah itu Ilham pulang kerumah, ditengah perjalanan bertemu dengan masing-masing keluarga bocah itu. Keluarga korban juga menanyakan keberadaan anaknya dan Ilham memberitahukan jika kedua bocah itu masih bermain di sungai.

Karena lama tidak pulang, keluarga bocah itu dibantu warga mencari di sekitar lingkungan. Usaha itu tidak ditemukan dan selanjutnya mencari ke sungai.

Disungai tersebut hanya ditemukan pakaian dan sandal milik kedua korban. Kemudian ada warga nekat menyelam ke dalam kedung. Tidak lama kemudian kedua korban diketemukan di dasar kedung dalam keadaan sudah meninggal dunia. Bersama dengan warga jasad kedua korban dievakuasi untuk dibawa ke rumah.

“Jasad korban sudah diserahkan kepada keluarga duka,” terangnya.

Hasil pemeriksaan tim Medis Puskesmas Ngraho, pada tubuh kedua korban tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan. Kedua korban meninggal dunia karena tenggelam yang disebebkan tidak bisa berenang.

“Setelah dievakuasi langsung dilakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Kedua korban meninggal dunia karena tenggelam,” terang dr. Heru, Kepala Puskesmas Kecamatan Ngraho. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan