Redaksi : Siapa Yang Salah! Kenapa Bayi Tanpa Dosa Dibuang

0
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com)

halopantura.com Tuban – Hati ini merasa goyang begitu pula dada terasa sesak, ketika mendapat kabar dari salah satu teman bahwa ada temua sesosok bayi berusia tiga hari yang dibuang oleh orang tuannya. Bayi mungil itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tempat Wisata Pasir Putih Kecamatan Jenu Tuban.

Kenapa bayi itu dibuang, padahal bayi adalah anugrah yang terindah dan amanah dari Allah SWT yang harus kita rawat serta kita didik dengan sebaik mungkin. Mungki itu kah yang tidak dimiliki dan dimengerti oleh orang tuanya yang telah tega membuang bayinya. Seperti kejadian di Kecamatan Jenu, Minggu sore, (23/7/2017), sekitar 16.15 Wib.

Baca : https://www.halopantura.com/diduga-hasil-hubungan-gelap-bayi-perempuan-dibuang-di-wisata-pasir-putih/

Cerita itu membuat saya tak kuat menahan air mata, disaat melihat foto-foto bayi tersebut. Sebab kondisi bayi tanpa dosa itu sudah dalam keadaan kaku, dan tak memakai sehelai kain pun dibadanya.

Jika pun saya mengetahui orang tua si bayi itu. Aku hanya ingin berkata “Apa dosa dan kesalahan yang diperbuat oleh bayi ini, sehingga diperlakukan seperti itu,”.

Begitu pula, mungkin saya juga akan berdo’a buat orang tuanya semoga perbuatan itu diampuni sama Allah SWT. Serta orang tua dari bayi perempuan itu menjadi sadar dan lebih mencintai apa yang telah diberikan Tuhan pada dirinya.

Namun perlu disadari, perbuatan tersebut sangat-sangat bodoh (mohon maaf agar keras, red). Sebab perbuatan terkutuk itu sangat-sangat melukai pribadi-pribadi ibu yang baik hati dan ikhlas membesarkan buah hatinya. Terlebih perbuatan membuang bayi sangat dibenci oleh Allah SWT.

“Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan lagi tidak mengetahui, danmereka mengharamkan apa yang Allah telah rezekikan kepada mereka dengansemata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk. (Kitab Suci Alqur’an. Al-An’aam : 140),”.

Peristiwa sore itu harus menjadi pelajaran yang berharga buat kita semua untuk selalu bersyukur kepada Tuhan. Karena dibalik peristiwa selalu ada hikmah dan pelajaran yang baru buat kita semua. (redaksi)

Tinggalkan Balasan