BPBD Tuban Beri Santunan Dua Keluarga Korban Tenggelam

halopantura.com Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban memberikan santunan kepada dua keluarga korban meninggal akibat tenggelam di banjir Bengawan Solo.

“Team BPBD telah memberikan santunan untuk keluarga korban tenggelam, bantuan langsung diterima keluarga,” kata Joko Ludiono, Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Kamis, (1/3/2018).

Santunan pertama diberikan kepada keluarga Ulyfatul Utfiah Mayasa (12), salah satu warga Desa Ngadipuro, Kecamatan Widang. Ia meninggal dunia akibat tenggelam disaat bermaian menggunakan perahu rakitan di area persawahan yang terkena banjir, tepatnya di Dusun Tanggir, Desa Patihan, Kecamatan Widang, Minggu sore, (25/2/2018).

Baca : https://www.halopantura.com/jatuh-dari-perahu-bocah-perempuan-tewas-tenggelam/

Kemudian santunan kedua diberika kepada keluarga Hendik Budi Prasetyo (18), warga Dusun gemblo, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel. Pelajar itu dikabarkan tenggelam disaat berenang bersama temannya diarea persawahan yang terkena banjir Bengawan Solo di desa setempat, Minggu sore, (25/2/2018).

Jasad korban ditemukan didasar perairan setelah dua hari dilakukan pencarian tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban bersama Polri, TNI, dan dibantu masyarakat.

Baca : https://www.halopantura.com/remaja-tenggelam-di-banjir-bengawan-solo-ditemukan-tewas/

Paska kejadian itu BPBD Tuban juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar anggota keluarga untuk menghindari bermain-main disekitar sungai atau area yang terkena banjir. Karena banjir Bengawan Solo yang melanda wilayah Tuban merupakan banjir kiriman dari hulu ke hilir dengan arus sangat deras.

“Himbaun itu untuk menghindari adanya korban,” terang Joko Ludiono. (rohman)

Tinggalkan Balasan