Miris, Gaji Guru dan Karyawan SMKN I Singgahan Dipotong

2
Ilustrasi uang gaji. (Ist)

halopantura.com Tuban – Internal lembaga pendidikan SMK Negeri I Singgahan Tuban tengah bergejolak dan memanas. Pasalnya, ada dugaan pemotongan gaji guru dan karyawan yang dilakukan oleh oknum pihak sekolah tanpa ada kesepakan.

Besaran nominal pemotongan gaji yang dilakukan oleh oknum sekolah berbeda-beda, hal itu disesuaikan dengan jumlah gaji yang diterima masing-masing guru maupun karyawan. Tetapi sajauh ini kegunaan pemotongan gaji tersebut juga tidak jelas.

“Dana pemotongan gaji tidak ada kejelasan dialokasikan atau dipergunakan untuk apa,” jelas sumber terpercata di internal sekolah yang namanya tak mau disebutkan, Kamis, (8/2/2018).

Pemotongan gaji sendiri telah dilakukan sejak gaji guru dan karyawan di bulan Januari 2018.

Akibat adanya pemotongan gaji, muncul surat pernyataan yang mengatasnamakan keluarga besar SMKN I Singgahan yang merasa keberatan. Bahkan meminta agar perkara itu diusut tuntas, dan jika terbukti ada pelanggaran meminta agar oknum sekolah diberikan saksi tegas.

Kondisi semakin memanas dengan adanya surat pernyataan tentang mosi tidak percaya terhadap kebijakan Kepala Sekolah SMKN I Singgahan, Wahjoe Djatmiko. Surat tersebut  ditujukan kepada Dinas Provinsi Jawa Timur, berisi 9 poin.

Salah satu poin isi surat tersebut terkait kebijakan kepala sekolah yang dinilai sewenang-wenang terhadap guru dan karyawan. Karena diduga membuat kebijakan pemotongan gaji tanpa ada sosialisasi.

Kepala Sekolah SMKN I Singgahan menepis tudingan adanya pemotongan gaji guru maupu karyawan. Serta ia mengaku besaran gaji telah diberikan sesuai, tanpa ada pemotongan.

“Adanya pemotongan gaji tidak benar. Ini juga kita telah melakukan klarifikasi dengan dihadiri pengawas sekolah terkait adanya kabar pemotongan gaji,” jelas  Kepala Sekolah SMKN I Singgahan ketika dihubungi lewat ponsel. (rohman)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here